Showing posts with label Puisi Patah Hati. Show all posts
Showing posts with label Puisi Patah Hati. Show all posts

Lembar Baru - Puisi Cinta Remaja Terbaru

Lembar Baru - Puisi Cinta Remaja Terbaru


Saat lelah bersimbah keluh
Dan kau tak pernah tau apa itu butuh
Bersandingkan nestapa di sudut nuranimu
Dan putih itu tak lagi bersih
Biru itu pun tak lagi merindu
Sebab ternyata aku sudah jemu
Membiarkan imajinasiku melanglang bersamamu

Sebutlah itu dusta
Wahai kau orang asing di hidupku
Yang hadirmu kau dustakan pada hatimu
Bersama lara kau meringkuk gulana
Menambah penat yang tak akan pernah kau ucap
Karena kau terlalu angkuh mengakuinya
Sebab terlalu nista membicarakannya

Kau..
Orang asing di hidupku
Dihidupnya dan di hidup Mereka
Tutuplah lembar itu dan bukalah hidupmu yang baru

(puisi karya Alvin Vanilla)

-batas-
powered by Puisi Cinta on facebookDescription: Lembar Baru - Puisi Cinta Remaja Terbaru Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Lembar Baru - Puisi Cinta Remaja Terbaru

Saturday, May 25, 2013 0 comments

Kumpulan Puisi Patah Hati Terbaru

Dua insan yang sedang memadu cinta memang indah, seakan dunia milik mereka. Jikalau cinta tak bisa saling memiliki yang ada membuat hati merana begitulah cinta adanya. Remaja yang sedang jatuh cinta biasanya disebut cinta monyet, entah mengapa pepatah itu bisa terkenal dan populer dimasyarakat, saya pun tak tahu arti sebenarnya.

Berikut ini akan saya posting puisi patah hati dengan judul "Bidadari Lampau"




Bidadari Lampau

Semalam Bulan menghilang
pagi ini pun mentari bersembunyi
dibalik jingga mega
Mendung tampak mengusir luka

lihatlah Lautan masih kekeringan, sebab
Daratan masih saja tergenang air bah
Seperti Hatiku yang lugu
Teringat cinta itu yang selalu kutunggu

Aku tak mampu mendampingimu sampai nanti
Aku tak pernah mampu berjanji menyatu hati
Walau aku tak bisa membohongi diri ini
Karena kau satu yang tercintai

Tapi jika ku terima takdir terjalani,
biarkan aku mencintaimu Hari ini
Besok, atau lusa walau semua hanya di dalam sini
Dengarlah selalu bisik cinta yang terpunyai
Yang hanya untuk Bidadari pergi

Salam Untuk mu bidadari lampau
yang selalu ku erang dalam igau
kan ku jaga satu rasa yang ada
Hanya untuk seorang bidadari hati


Itulah kumpulan puisi patah hati terbaru yang bisa kami muat pada kesempatan ini. Semoga puisi patah hati diatas bisa menjadi obat bagi kawan-kawan yang sedang patah hati. Semoga bisa lekas bangkit dan segera melupakan kepahitan dan kesedihan masa lalu. Okay, sampai jumpa pada artikel-artikel selanjutnya.

Kumpulan Puisi Patah Hati Terbaru
Description: Kumpulan Puisi Patah Hati Terbaru Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Kumpulan Puisi Patah Hati Terbaru

Monday, February 27, 2012 0 comments

Puisi Cinta Terbaru : Kau Beri Dua Rasa

Puisi Cinta Terbaru : Kau Beri Dua Rasa


kau beri aku rasa
kau beri aku mimpi yg indah
kau beri aku harapan
kau beri aku janji yg manis


tapi
kini kau pergi
pergi
tanpa sepatah katapun
tinggalkan sejuta kenangan
tinggalkan luka yang sangat dalam


atau
apakah aku yang terlalu lugu mengartikan sgalanya ?
lugu dengan cinta
lugu dengan mu


hingga aku sampai terbuai
terbuai oleh cinta
yang bagimu tak berarti
tapi sangat berarti bagiku


salahkah aku
bila kini aku membencimu ?


puisi oleh Ria Juita Nababan

-batas-
"kamu pandai buat puisi, tapi menurutku kamu gak bakat membaca sendiri karyamu" ujarnya sambil memegang kertas yang berisikan puisiku.
"harusnya penekanan pada kalimat mulutmu bagai pedang itu harus penuh penghayatan, seolah pendengar dibuat miris mendengarnya, ini aku contohkan, perhatikan baik-baik ya" lanjutmu.
kemudian aku hening dalam tutur katamu

powered by Puisi Cinta
Description: Puisi Cinta Terbaru : Kau Beri Dua Rasa Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Terbaru : Kau Beri Dua Rasa

Monday, January 30, 2012 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Cinta Itu Menyakitkan

Cinta itu menyakitkan
Walaupun kadang bikin bahagia
Tapi percuma kalau semua itu bukan milik aku
Huhu........
SAKIT

Syair oleh Novita Angel Queena

-batas-



Description: Puisi Cinta Remaja : Cinta Itu Menyakitkan Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Cinta Itu Menyakitkan

Monday, December 5, 2011 0 comments

Bahkan Memandangmu Pun Tak Mampu

Dalam sebuah kesendirian,
Rindu ini selalu menemani,
Bayang2mu pun menjadi sulit kuhapuskan,
inginku melepas semuanya,
Tapi bisikan harapan menguatkan kesetiaan ini,
Dan membanggakan diriku,
Sambil ku tutupi rasa malu,
> Jika engkaupun ada didepanku,
> aku pun tak yakin sanggup menyapamu,
> Bahkan memandangmu kini pun sudah tak mampu.
> Aku lelaki yang kuat namun telah terlemahkan olehmu,
> Semenjak kau berikan cintamu kepada orang lain,
> kemudian kau pupuskan cintaku.
Description: Bahkan Memandangmu Pun Tak Mampu Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Bahkan Memandangmu Pun Tak Mampu

Sunday, November 20, 2011 0 comments

BILA CINTA PERGI

BILA CINTA PERGI
Bogor, 6 Juni 2011
Bila kau tak mencintaiku lagi
Suatu saat nanti
Dan rasa sayang sudah tak sanggup menahan hati
Apakah kau akan tetap pergi?
Disaat kebersamaan sekian lama sudah tak cukup jadi referensi
Masihkah angan kita menjadi tua bersama
Bisa memberi alasan untuk tinggal?
Disaat ketulusan tak lagi menarik perhatian
Masihkah komitmen yang kita jaga
Mampu menggodamu untuk tak berpaling?
Disaat jarak tak lagi menghilangkan kejenuhan
Masihkah mimpi indah yang kita jalin
Akan menyegarkan keletihan batin?
Disaat kesabaran tak jua mendekatkan pada ujung penantian
Genggam tanganku dan tatap mata ini
Apakah itu sudah tidak punya arti?
Disaat apa yang aku punya sudah tak cukup memberi
Masihkah seluruh hati yang kau minta dan kuberi
Membuatku jadi pilihan?
Bila cinta tak tersisa lagi Suatu masa nanti
Dan yang kutawarkan tak sanggup mengisi
Maukah kau menemani hanya sampai esok hari
Karena malam ini akan ku untai lagi
Segala yang kita miliki dan lewati
Sebelum semuanya akan tinggal memori
Saat kau memutuskan untuk tak kembali
Description: BILA CINTA PERGI Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: BILA CINTA PERGI

0 comments

Puisi Cinta Remaja : Jalan Buntu

Jalan Buntu

Ini jalan telah buntu

tak ada lagi pintu

tak juga celah bagi angin lalu

Ibarat tangan

kau sudah berbimbing

aku yang harap memasang cincin

cuma menampik seperti 'Seudati*

bertepuk di luka (dada) sandiri



sejak itu,

kurelakan saja hati

di pasung sunyi
Description: Puisi Cinta Remaja : Jalan Buntu Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Jalan Buntu

Friday, March 4, 2011 3 comments

Puisi Cinta Remaja : Patah

Bagaimana mungkin

Rasa ini tak kan menyiksaku

Penyakit hampir, penawar jauh



Guncangan yang kurasakan

Saat mata beradu

telah meruntuhkan segala ego dari ruhku

dan gelegak nyala ini,

jika tidak kau yang padamkan, lalu siapa !!



Barangkali

Hatiku akan patah

Sebab kau tak pandai menimbang rasa



Aku terbangun sepanjang malam

dirajam rindu, dihempas kegamangan

maka, ku pilih jalan paling pilu

dan mulai menangisimu



rasa ini telah menembus batas idaman

terberai begitu derai begitu tulus

entah ada artinya bagimu ?

aku takut atas sikapmu

aku takut pada ketakutanku



Boleh jadi

Rasa inilah yang akan membawaku mati

Sebab kau sangat lihai mematahkan hati



Subbulussalam, Nov. `06

= Aimee =
Description: Puisi Cinta Remaja : Patah Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Patah

0 comments

Puisi Cinta Remaja : Tiada Lagi...


Tiada lagi
senyuman manja dapat kuukirkan
semenjak peristiwa silam yang berlaku
menghantui perasaanku .
Tiada lagi
kata kata pujangga
dapat kulafazkan buatmu
setelah diri ini kau khianati.
Tiada lagi
keindahan yang pernah kulukiskan
sewaktu percintaan mula memutik .
Tiada lagi

impian hati yang pernah ukirkan bersama
angan cinta membina mahligai indah
segalanya menjadi punah .
Tiada lagi
mimpi mimpi indah
bertandang dimalam hari
hanya kelam mewarnai lukisan minda .
Tiada lagi kejujuran hati
tiada lagi keikhlasan jiwa
tiada lagi cinta sejati
tiada lagi kesetiaan abadi .
Tiada lagi
kerinduan hati berbunga
bagiku segalanya telah berakhir disini
kesetiaan cinta kuhiaskan
balasannya kau kuburkan kasih yang kusuburkan .
Tiada lagi erti keikhlasan
yang wujud hanyalah samaran kata
kau telah cemarkan ‘’falsafah’’
‘Cinta Itu Buta ‘
hakikatnya mataku kau kaburkan
hatiku kau butakan
jiwaku kau lukakan
impianku kau hancurkan .
Tiada lagi
kemaafan dapat kuungkapkan
hari ini kau gembira
esok hari belum ada penentuan
dimana engkau dimana aku
perjalananku akan tenang biarpun berbaur kedukaan
tetapi bagimu tetap ada balasannya dipenghujung nanti .
Tiada lagi
titisan airmata yang mengalir dipipiku
apalah gunanya aku meratap kesedihan
sangkamu kecuranganmu itu satu kebijaksanaan
tertipunya diri ini adalah suatu kebodohan
tetapi harus kau ingat
andai diukur jari kesemuanya tidak sama rata
begitu jugalah hidup kita
mungkin hari ini aku tewas
tak bermakna tewas sentiasa
segala persoalan ini pasti ada jawapan
suatu hari nanti .
Tiada lagi insan yang kau sayang
tiada lagi teman dipersekelilingmu
tiada lagi kebanggaan
tiada lagi keceriaan
tiada lagi kebahagiaan
semuanya akan ranap sekelip mata
pada ketika itu pasti kau mengerti ‘Tiada Lagi’ .

(25/03/2010/ 07.30 Pagi)..Deen
Description: Puisi Cinta Remaja : Tiada Lagi... Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Tiada Lagi...

Sunday, April 11, 2010 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Altar Cinta




"Disanalah altar cinta kita sayang.."

maka disana pula aku mencarimu
seperti tuturmu waktu itu..

"Lihatlah langit jika kau rindu.."

kini kupinta janjimu

yang terucap saat nafasmu tinggal satu..

tapi mana.. kau tak pernah datang
altar cinta hanya bulan yang memucat..
Description: Puisi Cinta Remaja : Altar Cinta Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Altar Cinta

Wednesday, December 9, 2009 0 comments

Puisi Cinta Romantis : Malam Syahdu Hampa Makna




Gerimis malam ini terasa biasa

Malam syahdu hampa makna

Begitulah hatiku berirama

Tanpa romansa

Mencari untaian isi hatimu

Seperti berkelana didalam sejuta Tanya

Dari mulai coba kupilah jejak-jejak lama

Hingga kususun menjadi rangkaian cerita

Tapi kembali berujung bayang saja

Aku tak mengerti dirimu adanya

Sungguh… tak mengerti cintamu ada dimana

Dan untuk siapa

Selalu kucoba dustai hatiku walau gimana



Kini sudah lelah menapak dusta

Dan kali ini terakhir kali adanya

Tersenyum untukmu walau sedikit terpaksa

Saat dirimu kembali memberi hati

Untuk yang lainnya
Description: Puisi Cinta Romantis : Malam Syahdu Hampa Makna Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Romantis : Malam Syahdu Hampa Makna

Monday, December 7, 2009 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Terlalu lelah




Terlalu mahalkah kebahagiaan itu

Terlalu berhagakah luka itu

Terlalu indahkah sakit itu

Terlalu.. terlalu dan terlalu..


Aku lelah.. teramat lelah..

Lelah menantikan kebahagiaan abadi

Lelah menyimpan luka yang teramat dalam

Lelah menahan sakit yang teramat pedih



Mengapa kebahagiaan itu selalu menjauh

Mengapa selalu ada luka yang terkoyak

Mengapa selalu ada sakit yang menyelimuti hati

Mengapa… mengapa..??

Description: Puisi Cinta Remaja : Terlalu lelah Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Terlalu lelah

0 comments

Puisi Putus Cinta Remaja : Mengapa




Belum puas kau menorehkan luka

Belum puas kau menyakiti hati

Belum puas kau membuat air mataku mengalir dipipi


Mengapa dulu kau bilang cinta

Mengapa dulu kau bilang sayang

Mengapa dulu kau bilang mau menjagaku selamanya



Kini hanya angan yang tersisa

Cinta yang dulu kau berikan hanya debu yang tertiup angin

Sayang yang dulu kau suguhkan hanya kerikil yang melukai

Kau campakkan aku bagai sebongkah sampah


Pergilah bila jiwamu telah terpuaskan

Pergilah bila rasa cinta telah berubah jadi benci

Tinggalkan ku sendiri bersama kenangan yang ternodai

Description: Puisi Putus Cinta Remaja : Mengapa Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Putus Cinta Remaja : Mengapa

0 comments

Puisi Patah Hati : Terbalas Dan Sepadankah?

Puisi Patah Hati : Terbalas Dan Sepadankah?




Bertepuk sebelah tangankah aku?
Kalaupun perasaan ini terbalas,
Sepadankah dengan kadar yang aku berikan untuknya?
Aku tidak ingin membermu lebih banyak
Daripada yang bisa kau berikan untukku

Mungkin setidaknya, haruslah sama
Description: Puisi Patah Hati : Terbalas Dan Sepadankah? Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Patah Hati : Terbalas Dan Sepadankah?

Sunday, November 15, 2009 0 comments

Puisi Cinta Remaja : UNTIL THE END (SAMPAI AKHIR)




Aku telah terdampar di sebuah pelabuhan
Ditiup angin yang menghanyutkan
Hingga di dermaga hatimu terbius kekaguman
Aku temukan ketulusan ?

Aku telah tenggelam di telan gelombang
Diseret ombak menggulung pasang
Hingga di aliran darahmu layar pun terkembang
Aku teramat senang ?

Aku telah terjatuh di bukit jiwa
Terkurung dan butakan mata

Hingga di belai kalbumu dengan sejuknya air telaga
Aku merasakan bahagia ?

Senyum bidadari menawanku
Takjub diam membisu
Kata indahmu tertulis di pigura memoriku
" Sampai Akhir " Nafas dan Waktu
Hanya Tuhan Yang Tahu...
Description: Puisi Cinta Remaja : UNTIL THE END (SAMPAI AKHIR) Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : UNTIL THE END (SAMPAI AKHIR)

Tuesday, November 10, 2009 0 comments

Puisi Cinta Remaja : CINTA YANG BERAKHIR




Cinta yang Berakhir

Apalah arti cinta
Jika hati ini tak dapat diobati

Begitu kejamkah cinta
Hingga membuatku tak berarti

Semua hanya tinggal mimpi
Yang melukai hati ini

Ternyata
cinta tak selamanya indah
Hingga mampu membuatku meneteskan air mata

Cinta
tak selamanya bahagia
Hingga
mampu membuatku menderita

Tinggal sepi yang kurasa saat ini
Tinggal mimpi yang tak menjadi kenyataan
Tinggal sesal yang tak mampu kuungkapkan

Cinta
Ternyata
aku masih cinta
Description: Puisi Cinta Remaja : CINTA YANG BERAKHIR Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : CINTA YANG BERAKHIR

Thursday, November 5, 2009 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Pagi Ini

Puisi Cinta Remaja : Pagi Ini


Selarik cahaya menikam gulita
Merobek malam, melahirkan pagi
Mengalunkan komposisi alam
Bertutur lembut tentang kehidupan

Selayang kejap dirimu melintas
Menghadirkan khayal dalam kenyataan pagi
Menurunkan kelambu mimpi
Memburamkan kenyataan yang tersaji

Selirik matamu membekukanku
Mematri tatapanku pada seutas senyum
Yang kau lempar lugu dari sudut tawa
Seakan menelanjangi isi hatiku

Tak habis kuikuti kemana pergimu
Kakimu yang mengayuh cepat melaju
Tinggalkan seutas penanda dalam tanya
Kau bubuhkan aroma pada lambatnya waktukuDescription: Puisi Cinta Remaja : Pagi Ini Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Pagi Ini

Thursday, July 2, 2009 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Tak Harus Peduli

Puisi Cinta Remaja : Tak Harus Peduli

Ada sesal telah membuat luka di hatimu
ada air mata meleleh dari hatiku
di keramaian malam aku masih merasa sunyi
melihatmu terluka dengan kata yang terlanjur terucap

Sayangku, jangan kaulihat luka di hati ini
karena beginilah memerahnya hati yang terlalu mencinta
Tak perlu ada sesal melihatku bersedih
karena hidup seperti ini yang mungkin harus aku jalani

Yang aku tahu aku mencinta
tanpa tahu apa aku dicinta
tak peduli apakah kau titip bunga di hatiku
tapi yang pasti aku selalu menyiramnya
untuk dia bertumbuh
tak peduli apakah bisik cinta itu untukku
karena yang pasti nafasmu adalah hidupku...Description: Puisi Cinta Remaja : Tak Harus Peduli Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Tak Harus Peduli

Monday, March 30, 2009 0 comments