Showing posts with label Puisi Rindu. Show all posts
Showing posts with label Puisi Rindu. Show all posts

Puisi Cinta Remaja Terbaru : Rindu - Katakan Bahwa Aku Sangat Merindunya

Puisi Cinta Remaja Terbaru : Rindu - Katakan Bahwa Aku Sangat Merindunya


Rinduku
Diantara pergantian waktu
Lekat tatapanku kepada purnama
Berharap raut wajahmu hadir
Berharap angin memperdengarkan suaramu
Berharap alam memberimu rasa yang sama atas apa yang aku rasakan


Oh purnama cerminkan lah rinduku
Oh angin, bawa lah desiran rinduku kepadanya
Katakan bahwa aku sangat merindunya

puisi oleh Irwan Asmedhy

-batas-
"Sudah 3 kali dari 3 purnama aku selalu bawakan pisang keju kesukaanmu di tepian Penajam, bayangmu saja tak dapat lagi kutemui disana, apalagi hadirmu. Aku rindu padamu mas Bajang" batin Heru.

powered by Puisi Cinta

Description: Puisi Cinta Remaja Terbaru : Rindu - Katakan Bahwa Aku Sangat Merindunya Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja Terbaru : Rindu - Katakan Bahwa Aku Sangat Merindunya

Monday, January 30, 2012 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Rindu dalam sebuah harap

Dalam sebuah kesendirian, 
Rindu ini selalu menemani, 
Bayang2mu pun menjadi sulit kuhapuskan, 
inginku melepas semuanya, 
Tapi bisikan harapan menguatkan kesetiaan ini,  
Dan membanggakan diriku, 
Sambil ku tutupi rasa malu, 
Jika engkaupun ada didepanku, 
aku pun tak yakin sanggup menyapamu, 
Bahkan memandangmu kini pun sudah tak mampu. 
Aku lelaki yang kuat namun telah terlemahkan olehmu, 
Semenjak kau berikan cintamu kepada orang lain, 
kemudian kau pupuskan cintaku. Description: Puisi Cinta Remaja : Rindu dalam sebuah harap Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Rindu dalam sebuah harap

Tuesday, September 20, 2011 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Sembilu

Sudah kuingatkan bahwa tidak mudah bagimu
Tuk lupakan aku
Bukan karena aku begitu istimewa,
Atau berharga
Tapi memang karena aku sungguh sayang....

Telah berbulan rinduku tertahan
Karenamu sudah tiada mau indahkan
Dan juga tuk mengganggumu pun sudahlah sungkan

Apa yang kita punya tak bisa digadai
Yang sudah terjalani, semata ikhlas dan cinta hati

Sungguhpun bila kini dirimu merasa rindu
Begitupun aku

2002-2011

RomeO adi-S
Description: Puisi Cinta Remaja : Sembilu Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Sembilu

Friday, March 4, 2011 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Rindu Ibunda


Sambil menangis kutulis puisi ini
Agar tertumpah segenap gundah dihati
Mengenang rindu yang terlukis dihati
Rindu nan biru tiada terperi

Ibunda pergi tinggalkanku seorang diri
Meninggalkan selaksa kisah dalam memory
Tertuang merangkai kata dalam diary
Menyeruak masuk menembus relung sanubari

Jika boleh Ananda kembali.
Memetik kenangan penuh simphony.
Kan kurengkuh asa yang kian membanjiri.
Jasa Ibunda terkenang dihati.

Senantiasa bertahta erat terpatri.
Didasar ruang dalam sanubari.
Segala apa yang tlah terlalui.
Bersama Ibunda di setiap hari.
Description: Puisi Cinta Remaja : Rindu Ibunda Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Rindu Ibunda

Friday, April 16, 2010 0 comments

Puisi Cinta Remaja : "Sisi Lain"



Izinkan aku

Tuk melihat ke dalam sisi lainmu

Isi hati terdalammu

Aku hanya ingin tahu

Berapa hati yang telah kau singgah tuk sekedar berteduh

Mengisi mimpi lalu pergi

Jika saja hatimu ada untukku

5 menit tentulah tak terlalu berharga buatmu

Tuk sekedar menemuiku

S'bab waktu takkan berjalan mundur



Tak ingin hariku bertulis namamu lagi

Biar semua kini berganti

Dan kepergianmu kali ini

Tak usah lagi membakar rindu di hati
Description: Puisi Cinta Remaja : "Sisi Lain" Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : "Sisi Lain"

Thursday, March 11, 2010 0 comments

Puisi Cinta Remaja : "Kemarau Hati"




Matahari telah selesai bertugas

Dan kini aku ditemani separuh bulan

Mulai lah kurapikan serak kata yang terburai

Ingin kurangkai menjadi cerita

Tentu saja ini cerita tentangmu

Tentang embun yang menetes dipucuk dedaunan

Kala itu dijemput oleh kehangatan matahari

Terbawa serta dalam iringan doa

Agar ia pulang kemari

Lalu aku nyanyikan satu nada

Lengking dengan pelu serta lara

kulantunkan pula

Tarian kesedihan hati

Sebab dirimu telah menciptakan

Kemarau panjang didalam hati

Sungguh tak kan sesempurna ini

Jika itu bukan dirimu

Debur cinta takkan meninggalkan jejak luka

Dan mengeringkan seisi air mata



Jauh berlalu kucari dalam pacu serbuan waktu

Kutetapkan hatiku agar kau tahu

Bahwa takkan ada yang menyamai

Kisahmu didalam hati
Description: Puisi Cinta Remaja : "Kemarau Hati" Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : "Kemarau Hati"

Saturday, February 20, 2010 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Kutunggu Kau Hingga Letih




Kutunggu kau di beranda senja
Pukul enam petang
Dan kau berjanji bawakan berangkai bunga
Buat wewangi ruang kita nanti saat bercinta

Waktu sudahlah berlalu
Sedang cantikmu tak jua menjelang
Hingga cinta,rindu menjadi layu
Berbuah letih, dan rasa bimbang
Semua itu konyol adanya

Jikalau memang ternyata hatimu tak pernah buatku
Jikalau adanya riak hariku,ta menggeming bidukmu
Ya sudah.....
Aku pulang .....

-endro-
Description: Puisi Cinta Remaja : Kutunggu Kau Hingga Letih Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Kutunggu Kau Hingga Letih

Wednesday, January 13, 2010 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Jarak Hati




Gerimis pagi membuka lembaran awal hari

Menghadirkan wajahmu disini

Dipeluk hati yang selalu menanti

Sungguh rindu ini memecah pikiran hati

Andai saja…. kekasihku….disini

Kuhitung titik air hujan ini

Sebanyak itu pulalah aku bersedia menanti

Kepulanganmu kemari

Kan kuciptakan pelangi dihatimu sesudah hujan ini

Setelah kesekian kalinya jarak ini membatasi

Bukan jarak laut maupun jarak gunung

Tetapi jarak hati…
Description: Puisi Cinta Remaja : Jarak Hati Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Jarak Hati

Sunday, December 27, 2009 0 comments

Puisi Rindu Remaja : Lukis Senja Masa Lalu




Memang lukisan senja masa lalu

Tinggal cerita Sejuta kenang

Biarlah…. hati ini Sejenak tertambat

Sekalipun dunia memutar waktu

Takkan boSan aku mengayuh

Jalan cinta Seberangi gunung

Rumput kering Serta tanah berbatu

Berteman Sepi mengengam rindu

Berpayung harap lewat ilalang

Sekian hari Sekian waktu

Kabarkan cinta ini untukmu

Sebab tak kutahan lagi rindu ini dengan gengsiku

Rasanya baru Sejenak aku lari

Tapi sudah harus kembali

Dipanggil mentari

Membuka awal baru hari

Ahhh….tak mengapa…asal masi bisa kujumpai

Dirimu didalam mimpi

Malam nanti………..
Description: Puisi Rindu Remaja : Lukis Senja Masa Lalu Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Rindu Remaja : Lukis Senja Masa Lalu

0 comments

Puisi Rindu Remaja : Apalagi Cuma Senyummu




Awan cerah kembali membelah angkasa
Ketika tautan kicau prenjak tak juga beranjak dari lamunan
Masih terlalu pagi suara indahnya menyembunyikan rasa
Rasa bahagia anak dara merindukan jejaka
Jejaka yang mencuri hatinya

Bila kataku lagi-lagi menyerukan khayalan
Itu hanya luapan emosi belaka
Jika sinar andromeda ataupun pelangi tak juga menyadarkanku
Apalagi cuma senyummu
Description: Puisi Rindu Remaja : Apalagi Cuma Senyummu Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Rindu Remaja : Apalagi Cuma Senyummu

0 comments

Puisi Cinta Dan Rindu : Bersapa Hangat Cinta Di Hati




Aku menatap setiap sudut yang terhampar
Dan aku SENDIRI
Terlalu lemah tuk menerima
Dan memusnahkan akhir kisah ini
Ditengah tanyaku pada cinta mungil kita
Yang masih mengangga asa
Walau redup rasa

Usai sudah hari
Adalah aku yang berlari dari
Setiap hempasan yang datang mengawali hari
Bersapa hangat cinta dihati
Masa yang selama ini terlewati
Menawarkan senyum sejenak disini
Mengukir kembali canda tawa yang tersisih
Ini senja yang tak sempurna buat kita

Janganlah berduka atasnya

Tak bisa kukembalikan hari-hari yang telah pergi

Tapi bisa kucoba sempurnakan kenangan ini didalam hati

Dicelah rimbun pohon ini

Tetap coba kumpulkan diriku yang terserak kini

Yaitu daun-daun kering diperkarangan hati

Berharap aku bisa sedikit mengobati

Aku tak kan memilih

Tuk mendekap luka ini seorang diri
Description: Puisi Cinta Dan Rindu : Bersapa Hangat Cinta Di Hati Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Dan Rindu : Bersapa Hangat Cinta Di Hati

1 comments

Puisi Cinta Remaja : Maafkan Aku, Bilaku Tak Tahu




Seharusnya curiga dua minggu tak kesitu
Dia cinta aku seperti glugu warung biru
Gelagat rasa kangen menjelma sendu
Sekali berani meninggalkan spanduk "sido mampir mangan turu"
Cah ayu tak lagi tersenyum padaku

Kemana CINTA bergelandang pergi

Menemani hangat dalam cawan tertutup lalu berembun
Seperti hasratmu mengatakan rindu
Namun malu jika ingin bertemu

Maafkan aku, bilaku tak tahu
Description: Puisi Cinta Remaja : Maafkan Aku, Bilaku Tak Tahu Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Maafkan Aku, Bilaku Tak Tahu

Monday, December 21, 2009 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Jiwa yang Menggaung dari Delhi






Seorang sahabat berkelana ke dunia yang antah berantah baginya
Gandhi yang beku katanya...
Sendiri terselimutkan rindu dan sepi
Hilang jati diri, terjerumus dalam pasak melankolistik

Kerinduan mengorek kesadarannya
Kesadaran akan segala kesalahan
Kesalahan yang telah ditempuh selama setengah tahun lamanya
dan masih ada tahun lainnya yang menunggu

Menunggu untuk sebuah misteri yang akan mengisi segala tangis dan peluhnya

Mata itu telah kering
Lelah menangisi kesendiriannya
Lelah menangisi segala kebodohannya
Lelah menangisi kerinduannya
Namun raga tetap tak dapat berteleportasi dan kembali

Aku tahu...
Hati itu telah berakar...
Mencari tumpuan atas perhentian dan sandaran bagi sang tudung akar...
Dia mencari sang bumipertiwi dan makhluk-makhluk lainnya yang berpijak diatasnya...

Kelak dia akan lahir kembali
Bermetamorfosis menjadi makhluk yang lebih matang...
Dan ketika saat itu tiba semua akan bersorak sorai dan melempar kebanggaan atas dirinya...

Karna tangis, peluh dan kesendirian telah mengajarkannya
Delhi telah membuka mata batinnya
Gandhi yang beku telah melelehkan hatinya
Description: Puisi Cinta Remaja : Jiwa yang Menggaung dari Delhi Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Jiwa yang Menggaung dari Delhi

Friday, December 11, 2009 1 comments

Puisi Cinta : Aku Pilih Kamu Ada Maksutnya




Aku pilih kamu ada maksutnya
Seperti takdir membedakan warna kulit setiap bangsa
Hanya DIA saja, yang Maha Mampu Segalanya
Terasa indah jika inginku bertandakan hijau dariNYA

Aku pilih kamu ada maksutnya
Andai coba ku berpaling paksa
Hati perlahan takkan sempurna
Sakit bahkan sesakit tertusuk beling kaca

Bukankah bunga wisteria 10 hari baru keluar daun muda
Aku dibuat menunggu dalam kesunyian musim semi
Jika masih ada harapan, jatuhkan putikmu kanda
Lebih baik aku menjadi bunga sedap malam yang merindukan bulan
Description: Puisi Cinta : Aku Pilih Kamu Ada Maksutnya Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta : Aku Pilih Kamu Ada Maksutnya

0 comments

Puisi Rindu : Ditepi Danau Laut Tawar





Lagi....
Kesekian kali
Saat jarak temali
Menjauh...

Ternyata begitu aku rindu
Berkabut patah
Menatap hati di telaga
Berkaca sepi di lembah

Tersenyum langit berpelangi

Merupa lagi hati
Betapa kuingin kekasihku disini






-endro-
Takengon
11 nov09
Description: Puisi Rindu : Ditepi Danau Laut Tawar Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Rindu : Ditepi Danau Laut Tawar

Sunday, November 15, 2009 0 comments

Puisi Patah Hati : Terbalas Dan Sepadankah?

Puisi Patah Hati : Terbalas Dan Sepadankah?




Bertepuk sebelah tangankah aku?
Kalaupun perasaan ini terbalas,
Sepadankah dengan kadar yang aku berikan untuknya?
Aku tidak ingin membermu lebih banyak
Daripada yang bisa kau berikan untukku

Mungkin setidaknya, haruslah sama
Description: Puisi Patah Hati : Terbalas Dan Sepadankah? Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Patah Hati : Terbalas Dan Sepadankah?

0 comments

Puisi Cinta Remaja : " SYMPHONY DUA HATI "




Nada-nada indah terbentuk dari harmonisasi
Memetik dawai-dawai senar nadi
Membentot debar-debar jantung berdenyut tanpa henti
Memukul genderang telinga hingga mencapai rasa dalam diri
Memencet tuts-tuts ruang hampa untuk terisi
Menulis lirik-lirik lewat kata-kata jemari
Memainkan irama syahdu sepanjang hari
Menyatu dengan symphony dua hati
Merekat dalam satu lantunan suara hati

Senandung suara merdu saling bersahutan
Memeluk erat ke dua hati dalam peraduan
Meraba sisi panggung jiwa dengan kedamaian

Menebarkan gejolak rasa yang kehausan
Dahaga akan syair-syair kerinduan
Symphony dua hati dendangkan lagu impian
Meraih nada-nada kehangatan
Dengan melodi satu harapan

------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
Wednesday, 26 August 2009 /15.17 pm
------------ --------- ----------------- --------- --------- --
Description: Puisi Cinta Remaja : " SYMPHONY DUA HATI " Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : " SYMPHONY DUA HATI "

Wednesday, November 11, 2009 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Sepiku menatap Telaga




Pematang senja …

Hampir sudah senja meNikam fajar

Membawa ceriTa pengantar lelap

Aku duduk ditepi telaga

Mendongeng kisah

Serahkan jiwa sejenak dalam mimpi

Ditemani secangkir kopi

Bulan itu masih menGawasi

Kubalas tatapannya dengan senyuman

Meski sebetulnya senyumku telah mati

Dari tangisKu di tadi pagi



Esok hari, cerita baru menganti lembaran hari

Sekedar sandAran kata,..

Berbalut rindu tak hanya rayuan

Aku menanti bilamana…

Langkah bunga mEngukir jejak

BerpayUng takdir bersanding harapan

Dirimu datAng sebatas kata berucap

"Aku riNdu padamu"



Sep 2009, Sepiku menatap telaga"
Description: Puisi Cinta Remaja : Sepiku menatap Telaga Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Sepiku menatap Telaga

Tuesday, November 10, 2009 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Merindumu Tak Pernah Bersudah




-Miss U unlimited-

Secarik wajah yang tegar
Sedikitpun nyata ta pernah pudar
Menanti dalam kesunyian

Memang prahara sedang ta terpelak
Badai seakan enggan beranjak
Membuatku goyah

Bilakah semua kembali pada masanya
Menunggumu di sudut halte putih

Memoles cantikmu dengan kecup dan peluk

Satu yang pasti ta berubah
Merindumu tak pernah bersudah

-endro-
Memoar end okt 08-09
Description: Puisi Cinta Remaja : Merindumu Tak Pernah Bersudah Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Merindumu Tak Pernah Bersudah

Saturday, November 7, 2009 0 comments

Puisi Cinta Remaja : Merindumu Tak Pernah Bersudah

Puisi Cinta Remaja : Merindumu Tak Pernah Bersudah



-Miss U unlimited-

Secarik wajah yang tegar
Sedikitpun nyata ta pernah pudar
Menanti dalam kesunyian

Memang prahara sedang ta terpelak
Badai seakan enggan beranjak
Membuatku goyah

Bilakah semua kembali pada masanya
Menunggumu di sudut halte putih

Memoles cantikmu dengan kecup dan peluk

Satu yang pasti ta berubah
Merindumu tak pernah bersudah

-endro-
Memoar end okt 08-09
Description: Puisi Cinta Remaja : Merindumu Tak Pernah Bersudah Rating: 5 Reviewer: Anonymous ItemReviewed: Puisi Cinta Remaja : Merindumu Tak Pernah Bersudah

0 comments