Analogi cinta...

Sunday, December 24, 2006
Analogi cinta...

Dua pedang
Untuk sang pejuang
Untuk sang perompak

Terhunus pedang sang pejuang ke medan perang
Terbunuh pendzolim
Terpisah nyawa dari bada Si musuh kebenaran
Mengakhiri hidup Si Pendusta risalah suci
Termuliakan Sang Pejuang di sisiNya

Tertapak kaki perompak
Terbunuh hamba tak berdaya
Melayang nyawa sia-sia
Berakhir episode hidup anak manusia tak berdosa
Karena harta fana
Terhinakan perompak di sisiNya
Bersalahkah pedang?
Jawabnya tidak!

Jika cinta laksana pedang
Bersalahkah rasa cinta
Atas semua yang terjadi...?
Atas kesedihan yang menyayat hati..?
Atas pertumpahan darah..?
Jawabnya tidak!

Memaki dan membenci cinta adalah kebodohan
Cinta karunia indah
Pemakna cinta mengaburkan cinta
Cinta...tetaplah dihatiku


Analogi cinta... Reviewed by NajlA On Sunday, December 24, 2006, at 5:13 PM Rating: 5
Saat ini kamu sedang membaca artikel "Analogi cinta..." by NajLa pada hari Sunday, December 24, 2006 waktu 5:13 PM, dalam kategori . Kamu boleh menyebarluaskan artikel Analogi cinta... ini dengan menyertakan link sumber dari blog ini. Mudah-mudahan Artikel Mengenai Analogi cinta... yang ada di blog pom-ponkini bisa bermanfaat bagi semuanya.

No comments: